1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Lomba Mancing, Ratusan Peserta Memperebutkan Piala Wali Kota Semarang

Selain bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan BBI, lomba itu juga sebagai bentuk kampanye gemar makan ikan.

Penebaran benih ikan di kolam BBI Cangkiran, sebagai bentuk tanda dimulainya Lomba Mancing Semarang Hebat.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Sabtu, 27 April 2019 16:41

Merdeka.com, Semarang - Ratusan peserta mengikuti Lomba Mancing Semarang Hebat yang digelar Dinas Perikanan Kota Semarang, Sabtu (27/4). Alhasil, Balai Benih Ikan (BBI) di Cangkiran sepanjang siang itu ramai oleh peserta dan penonton.

Para peserta saling beradu kelihaian memancing untuk menjadi yang terbaik. Sebab, pemenang yang berhasil mendapatkan ikan terberat yang akan menjadi juara dan mendapat uang pembinaan sekaligus piala wali kota.

Kepala Dinas Perikanan I Made Agung menjelaskan, lomba tersebut bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan BBI kepada warga. Selain itu juga mendukung program gemar makan ikan. “Ikan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan sangat baik dikonsumsi oleh warga,” terangnya.

Dijelaskan Made, kegiatan lomba mancing akan mempererat dan meyakinkan komitmen antara pemerintah dengan warga untuk menyokong pembangunan di Kota Semarang dengan baik. Khususnya untuk kepentingan percepatan pembangunan Kota Semarang.

Selain itu, dengan kesehatan warga yang makin meningkat karena gemar makan ikan, maka pembangunan juga akan berjalan lancar. Ke depan, pihaknya akan menggelar lomba serupa di beberapa titik berbeda di Kota Semarang secara serentak. “Mungkin di Kaligawe, Mijen dan Polder Tawang. Ya tujuannya agar semakin memasyarakat program gemar makan ikan ini,” tandasnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah menebar sekurangnya 7 kuintal ikan nila dan gurami di kolam yang dipancing peserta. Di akhir lomba, seorang peserta yang memperoleh ikan seberat 1,285 Kg, dinobatkan sebagai pemenang sekaligus berhak menggondol Piala Wali Kota dan uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Peristiwa
KOMENTAR ANDA