1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Dorong sektor pariwisata, Hendi minta masyarakat aktif terlibat

"Semua pihak harus bergerak bersama untuk berkolaborasi, baik itu pemerintah dengan swasta, pemerintah dengan masyarakat,"

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau Taman Citra Satwa di Jalan Unta Raya‎, Pandean Lamper, Gayamsari, Kota Semarang, Selasa (16/1).. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Selasa, 16 Januari 2018 17:27

Merdeka.com, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus menggenjot sektor pariwisata. Sejumlah destinasi pariwisata di kota ini terus diperbaiki untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara agar tertarik berkunjung.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya terus mengupayakan Kota Semarang untuk dapat bertransformasi menjadi daerah tujuan wisata unggulan di Indonesia. Namun semua itu tidak akan berhasil tanpa ada dukungan penuh dari masyarakat.

"Kami mendorong agar partisipasi masyarakat di Kota Semarang untuk menginisiasi kegiatan-kegiatan yang dapat menarik minat wisatawan datang ke Kota Semarang," kata Hendi saat mengunjungi Taman Citra Satwa di Jalan Unta Raya, Gayamsari, Kota Semarang, Selasa (16/1).

Hendi menerangkan, pada tahun 2017 pihaknya telah membangun 24 ruang terbuka untuk aktifitas warga di 16 Kecamatan, terdiri dari 19 taman dan 5 lapangan olahraga. "Nah di lokasi-lokasi itulah masyarakat dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan menarik. Kami akan terus berupaya memperbanyak ruang terbuka hijau, targetnya di tahun ini sudah dapat dimaksimalkan," terangnya.

Lebih lanjut Hendi menegaskan jika dalam mengembangkan sektor wisata, Pemerintah Kota Semarang tak bisa bekerja sendiri. Apalagi dengan adanya keterbatasan anggaran yang dimiliki, tidak mungkin semua dibebankan kepada pemerintah.

"Semua pihak harus bergerak bersama untuk berkolaborasi, baik itu pemerintah dengan swasta, pemerintah dengan masyarakat, atau juga masyarakat dengan swasta. Dan pembangunan ruang aktifitas terbuka ini menjadi salah satu sarana pendukung terciptanya kolaborasi tersebut," jelasnya.

Di Kota Semarang, lanjut Hendi, banyak sekali kegiatan masyarakat yang dapat didorong menjadi sebuah komoditi wisata. Misalnya kalau di Thailand ada Festival Perang Air Songkran yang sukses menarik wisatawan untuk datang ke sana, di Kota Semarang juga ada kegiatan perang air yang rutin diselenggarakan masyarakat bernama Gebyuran Bustaman. "Kegiatan-kegiatan masyarakat seperti inilah yang akan fokus kami angkat untuk dapat menjadi daya tarik wisata Kota Semarang," ucapnya.

Selain Taman Citra Satwa sendiri, setidaknya ada 2 ruang aktifitas terbuka warga lainnya yang dikunjungi oleh Hendi, yaitu Taman Halmahera di Jalan Halmahera, Semarang Timur dan Lapangan Futsal Lamper Tengah di Jalan Lamper Tengah, Semarang Selatan.

Dalam kunjungannya itu, Hendi berkeliling untuk mengecek kesiapan masing-masing ruang terbuka tersebut sebagai sarana penyelenggaraan kegiatan masyarakat. "Saya cek memang ada beberapa hal yang harus disempurnakan, salah satunya penerangan lampu yang saya minta untuk segera disediakan untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pada malam hari," ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Semarang‎, Irwansyah yang mendampingi Hendi dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa adanya beberapa fasilitas pendukung yang belum disediakan tersebut adalah karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kota Semarang. "Tapi tadi sesuai arahan Pak Wali, di tahun anggaran 2018 ini akan kami sempurnakan dengan menambah lampu sampai rumput sintetis untuk lapangan olahraga," katanya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Kebijakan Publik
  2. Infrastruktur
  3. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA