1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Siap-siap! hadiah mobil dan motor Semargres segera diundi

"Akan segera kami undi hadiah utamanya pada penutupan acara tersebut di Kota Lama. Jadi masyarakat silakan berdoa supaya menjadi pemenangnya,"

Semargres 2018. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Jum'at, 11 Mei 2018 15:19

Merdeka.com, Semarang - Penyelenggaraan Semarang Great Sale (Semargres) 2018 akan segera berakhir. Perhelatan selama satu bulan yang berlangsung mulai 7 April sampai dengan 6 Mei 2018 itu akan resmi ditutup pada Minggu (13/5) depan.

Penutupan Semargres 2018 akan dilaksanakan di Branjangan, Kota Lama. Pada penutupan tersebut, juga akan dilakukan penarikan undian hadiah utama yang sudah disediakan oleh panitia.

Ketua Penyelenggara Semargres 2018, Mei Kristanti mengatakan event yang dikerjasamakan dengan Kadin Kota Semarang ini menyediakan hadiah utama berupa dua unit mobil dan 15 unit sepeda motor.

Mei menerangkan, dengan kepesertaan yang meningkat dari tahun lalu hingga mencapai 1.118 peserta, pihaknya akan melakukan pengundian hadiah utama Semargres pada tanggal 13 Mei mendatang di kawasan Kota Lama. "Akan segera kami undi hadiah utamanya pada penutupan acara tersebut di Kota Lama. Jadi masyarakat silakan berdoa supaya menjadi pemenangnya," ucapnya.

Lebih lanjut Mei mengungkapkan, selama sebulan penuh event Semargres 2018 tersebut telah menghasilkan transaksi sebesar Rp 110 miliar dan e-Kupon yang terpakai sebanyak 879.439 poin. Angka tersebut, menurutnya masih jauh dari target yang di harapkan yaitu sebesar Rp 250 miliar, sehingga tahun depan akan diperbaiki hal-hal mana saja yang dirasa masih kurang.

Dia menambahkan, kendala yang dirasakan selama pelaksanaan Semargres tahun ini adalah pergantian kupon manual ke kupon digital yang menjadikan transaksi belum semua tercatat dalam sistem e-Kupon ini. Hal ini dikarenakan butuh waktu untuk menyosialisasikan dan mengajarkan sistem ini kepada warga. "Oleh sebab itu, Semargres selanjutnya kami akan melakukan sosialisasi lebih awal minimal 3 bulan sebelumnya,” pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA