1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Pawai Dugderan, Sepanjang Jalan Pemuda Ditutup

"Sementara, penutupan situasional juga akan dilakukan pada ruas jalan yang menuju Jalan Pemuda, seperti Jalan Piere Tendean dan Jalan Gajahmada,"

Ilustrasi.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Selasa, 30 April 2019 16:43

Merdeka.com, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan kembali menggelar tradisi dugderan untuk menyambut datangnya bulan Ramadan 1440 H. Rencananya, tradisi khas Semarangan dalam menyambut Ramadan tersebut akan diselenggarakan, Sabtu (4/5) 2019 mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, Dugderan 2019 akan terasa lebih spesial dan berbeda tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya warak ngendog raksasa setinggi enam meter.

Warak ini merupakan sponsor dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Keberadaan warak ngendog raksasa ini akan semakin melengkapi karnaval dan arak-arakan yang diperkirakan melibatkan kurang lebih 2.500 peserta karnaval.

Tak hanya peserta karnaval, arak-arakan juga akan diisi dengan rombongan kereta kencana yang dinaiki Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi serta bendi hias jajaran kepala SKPD. Rombongan peserta arak-arakan dugder melalui rute Halaman Balaikota-Jl. Pemuda-Masjid Agung Semarang - (Kauman)-Jolotundo-Masjid Agung Jawa Tengah.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama prosesi Dugderan, penutupan jalan penuh dan tentatif akan diberlakukan pada Sabtu (4/5). Penutupan total akan dilakukan di sepanjang jalan pemuda mulai pukul 10.00WIB. "Sementara, penutupan situasional juga akan dilakukan pada ruas jalan yang menuju Jalan Pemuda, seperti Jalan Piere Tendean dan Jalan Gajahmada," kata Iin.

Pada dua ruas jalan tersebut, lanjut dia, pihak Dishub Kota Semarang berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang akan melakukan penutupan jika dirasa terjadi kepadatan lalu lintas. Guna pengalihan arus lalu lintas, juga akan diberlakukan sistem dua arah di sepanjang jalan Imam Bonjol.

Tak hanya itu, H-1 jelang Dugderan, Jumat (3/5) karnaval budaya dugder juga digelar dengan peserta anak-anak sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMA sederajat. "Karnaval budaya akan dipusatkan di titik awal kawasan lapangan Simpang Lima melewati rute Jalan Pahlawan menuju Taman Indonesia Kaya," terangnya.

Guna kelancaran arus lalu lintas, penutupan jalan akan dilakukan pada saat dimulainya pelaksanaan karnaval budaya dugder. Penutupan jalan dilakukan pada ujung jalan menuju Simpang Lima dan ujung jalan yang dilalui rute karnaval budaya, yaitu Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Erlangga Raya serta jalan Gajahmada, Ahmad yani, dan perempatan Kyai Saleh. "Diimbau kepada warga masyarakat untuk menghindari ruas-ruas jalan jalan yang akan ditutup dan melalui alternatif jalan sebagaimana rute pengalihan," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA