1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Terpilih, Denok Kenang Semarang diminta getol promosikan pariwisata

Denok dan kenang harus mampu menjual potensi wisata yang dimiliki Kota Semarang kepada masyarakat luas,"

Meiricho Pratama Putra dan Fitria Cahyaningtyas terpilih sebagai Denok Kenang Semarang 2018.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Senin, 30 April 2018 15:40

Merdeka.com, Semarang - Pemilihan Duta Wisata Kota Semarang atau yang dikenal dengan pemilihan Denok Kenang 2018 usai sudah. Dua putra-putri terbaik Kota Semarang yakni Meiricho Pratama Putra dan Fitria Cahyaningtyas terpilih sebagai Denok Kenang Semarang 2018 setelah mengalahkan perolehan akumulasi nilai dari puluhan peserta lainnya.

Keduanya akan meneruskan pendahulunya, Denok Alsa dan Kenang Satria yang terpilih satu tahun silam. Wajah gembira terpancar dari keduanya saat Denok Kenang Semarang 2017 menyematkan slempang kehormatan sebagai Duta Wisata Semarang tahun ini. Dengan terpilihnya mereka berdua, tugas besar untuk mempromosikan Kota Semarang sudah menanti di depan mata.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengucapkan selamat kepada kedua Denok Kenang Semarang terpilih itu. Kepada keduanya, Ita, sapaan akrab Hevearita mengingatkan jika mereka harus menguasai segala sesuatu mengenai pariwisata di Kota Semarang.

"Terlebih lagi, banyak lokasi baru yang sedang dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata, jadi harus sregep mempromosikan kepada masyarakat," kata Ita.

Selain itu, Ita juga mengingatkan agar keduanya menguasai Bahasa Inggris. Sebab sekarang di Semarang sudah mulai banyak wisatawan mancanegara yang berlibur. "Jadi, para duta wisata harus bisa berkomunikasi dan mempromosikan Kota Semarang," tegasnya.

Untuk mempercepat promosi, lanjut Ita, Denok Kenang Semarang juga dituntut berpikir kreatif. Misalnya mempromosikan wisata memalui media sosial dan komunitas-komunitas. Hal itu dirasa menjadi jalan yang efektif dalam pemasaran. "Sekarang era digital, langkah yang dilakukan juga harus smart dan berbasis IT," tuturnya.

Ita menjelaskan, penyumbang devisa negara paling besar saat ini adalah sawit dan pariwisata. Oleh karena itu, Kota Semarang yang tidak menghasilkan sawit harus menggali potensi pariwisatanya agar perekonomian lebih cepat berkembang.

Pemilihan Denok Kenang Semarang mencapai puncaknya pada Sabtu (28/4) malam di Kelimutu Ballroom, Grand Arkenso Semarang. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang hadir dalam acara tersebut memberi pesan kepada para finalis yang nantinya akan menjadi duta wisata Kota Semarang.

"Denok Kenang ini bukan hanya ajang ganteng-gantengan dan cantik-cantikan. Denok dan kenang harus mampu menjual potensi wisata yang dimiliki Kota Semarang kepada masyarakat luas," ungkap dia.

Menurut pria yang akrab disapa Hendi ini, beberapa lokasi wisata yang dimiliki Kota Semarang, seperti Lawang Sewu dan lokasi wisata terbaru, yaitu Pasar Semarangan di Hutan Tinjomoyo.

"Denok Kenang diwajibkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar keindahan Kota Semarang terdengar ke semua penjuru sehingga masyarakat bisa tertarik mengunjungi atraksi wisata yang dimiliki Kota Semarang," tegasnya.

Setelah memberi pesan kepada para finalis, Hendi menyumbangkan suaranya melalui lagu "Rumah Kita." Penampilan Hendi tersebut dikatakan memiliki simbol untuk semakin mencintai Kota Semarang sebagai rumah bersama masyarakat.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA