1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Di Undip, Menristekdikti resmikan laboratorium pasar keuangan pertama di Indonesia

"Bloomberg jangan digunakan sebagai pajangan saja. Bagaimana memanfaatkan Bloomberg tidak hanya pada informasi itu saja tapi sebagai nilai..."

Mohamad Nasir saat peresmian di FEB Undip. Foto/Humas Undip. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Kamis, 12 Juli 2018 08:07

Merdeka.com, Semarang - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meresmikan laboratorium pasar keuangan pertama di Indonesia di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Rabu (11/4). Melalui acara peresmian bertajuk Grand Opening The 1st Bloomberg Financial Markets Laboratory itu, Nasir berpesan agar keberadaan laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Bloomberg jangan digunakan sebagai pajangan saja. Bagaimana memanfaatkan Bloomberg tidak hanya pada informasi itu saja tapi sebagai nilai tambah secara komersial,” ujar Nasir dikutip dari press release yang dikirimkan oleh UPT Humas Undip.

Mantan Rektor Terpilih Undip ini berharap, FEB Undip dapat memanfaatkan keuntungan dari berbagai informasi yang disajikan dari laboratorium pasar keuangan Bloomberg tersebut. Begitu juga dengan para mahasiswa FEB Undip, diharapkan dapat memanfaatkan laboratorium tersebut untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

“Terkait peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa, harus diberikan pembelajaran yang kompetensinya jelas. Contohnya yaitu dengan pendekatan kualitatif pada pada mahasiswa S1. Ini unmeasurable sehingga menyebabkan kesenjangan terhadap dunia kerja begitu jauh. Untuk itu standar KKNI harus dibuat sebagai patokan untuk mengukur output lulusannya,” tutur Nasir yang juga pernah memimpin sebagai Dekan di FEB Undip ini.

Keberadaan laboratorium pasar keuangan tersebut merupakan lanjutan dari fasilitas sebelumnya, yakni fasilitas satu terminal Bloomberg yang sudah beberapa tahun belakangan tersedia di FEB Undip. Selain itu, dengan laboratorium tersebut, pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi di fakultas itu untuk menjadi sekolah bisnis dan ekonomi terkemuka di dunia dapat tercapai.

Melalui terminal Bloomberg, data-data keuangan secara realtime dapat diakses oleh pengguna. Pengguna juga bisa mengakses data time series untuk pasar uang, pasar modal, data keuangan lainnya dan akuntansi perusahaan tercatat, berbagai data perkembangan portofolio dan analisis teknikal pasar, simulasi pasar, data ekonomi (makro ekonomi), global market dan database IPO.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Undip, Darsono mengatakan bahwa pengembangan Bloomberg tersebut sejalan dengan program anggaran Undip tahun ini untuk mengembangkan laboratorium.

“Ini bagian dari upaya pengembangan kita menuju world class university. Dunia semakin berkembang sehingga alumni kita diharapkan mampu menjawab kebutuhan lapangan kerja. Data harus realtime dan mengikuti perkembangan yang terbaru,” ungkapnya.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Peristiwa
  2. Pendidikan
KOMENTAR ANDA