1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Hendi ingin atlet Semarang moncer di tingkat nasional dan internasional

"Kalau tingkat Provinsi Jawa Tengah, atlet Kota Semarang sudah sangat banyak yang juara. Kami tidak ingin hanya di tingkat Jateng,"

Wali Kota Hendi saat diwawancarai awak media.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Selasa, 20 Februari 2018 14:41

Merdeka.com, Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi ingin agar para atlet olahraga di Kota Semarang tidak hanya jago di tingkat provinsi saja. Pria yang akrab disapa Hendi ini memiliki impian agar ada perwakilan atlet asal Kota Semarang yang moncer di kancah nasional dan internasional.

Hal itu disampaikan Hendi saat menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat SD, SMP dan SMA sederajat tingkat Kota Semarang di lapangan Citarum Semarang, Selasa (20/2).

"Kalau tingkat Provinsi Jawa Tengah, atlet Kota Semarang sudah sangat banyak yang juara. Kami tidak ingin hanya di tingkat Jateng, tapi berharap ada atlet Semarang yang juga jago di olahraga nasional bahkan Internasional," kata Hendi.

Untuk mewujudkan hal itu, berbagai cara telah dilakukan oleh Pemkot Semarang. Salah satunya adalah menggelar ajang Popda tersebut. "Popda ini bagian dari pembinaan Pemkot Semarang terhadap generasi muda di Kota Semarang secara formal," terangnya.

Selain bentuk pembibitan, kata dia, ajang Popda juga ditujukan sebagai ajang silaturahmi antar sekolah. Jadi dalam kegiatan itu, para peserta dan guru dapat mengevaluasi apa yang kurang dan perlu diperbaiki di bidang olahraganya. "Selain itu, ajang ini juga sebagai wujud nyata melatih skill dan keterampilan anak muda. Dengan diberikan wadah seperti ini, maka kami harap kenakalan remaja di Kota Semarang dapat ditekan," paparnya.

Hendi mengakui, selama ini banyak anak muda Kota Semarang yang terjerumus dalam hal yang negatif. Seperti menjadi kurir narkotika, pelaku perampokan bahkan terbaru menjadi pelaku pembunuhan. "Sehingga perlu diperbanyak langkah positif agar generasi muda memiliki skill dan keterampilan pada saatnya nanti, khususnya sektor olahraga," pungkasnya.

Kabid Pemuda dan Olahraga Prestasi Dinas Sosial, Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, Nur Syamsi mengatakan, ajang Popda kali ini diikuti oleh 1500 pelajar tingkat SD-SMA sederajat Kota Semarang. "Untuk cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, tingkat SD sederajat ada 11 cabor, SMP ada 22 cabor dan SMA sederajat ada 25 cabor," katanya.

Selain kegiatan Popda, dalam kesempatan kali ini pihaknya juga melounching Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Daerah (PPOPD). Tujuannya untuk membina atlet-atlet berprestasi di Kota Semarang dari kalangan pelajar. "Nanti di PPOPD itu akan kami didik dan berikan pelatihan bagi pelajar-pelajar yang berprestasi di bidang olahraga. Masa pendidikan selama setahun dengan kurikulum dan silabus yang telah kami buat," bebernya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Peristiwa
  2. Olahraga
  3. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA