1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Pekan panutan wajib pajak, sehari Bapenda targetkan Rp 15 miliar

"Untuk itu, kami berharap dari kegiatan pekan panutan ini dapat mengajak seluruh masyarakat membayar pajak sebelum jatuh tempo,"

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan pembayaran pajak dalam acara pekan panutan wajib pajak di Balai Kota Semarang, Senin (14/5) pagi.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Senin, 14 Mei 2018 15:29

Merdeka.com, Semarang - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menggelar pekan panutan wajib pajak di Balai Kota Semarang, Senin (14/5) pagi. Sejumlah perusahaan besar dengan nilai pajak cukup tinggi diundang dalam kegiatan itu.

Sebanyak 31 perusahaan besar hadir dalam kesempatan itu. Satu persatu, mereka melakukan pembayaran pajak yang diawali oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi.

"Ini pekan panutan wajib pajak, jadi kami sengaja mengundang wajib pajak besar untuk melakukan pembayaran dan berharap ini dapat menjadi contoh masyarakat lainnya," kata Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana.

Yudi menambahkan, dalam pekan panutan wajib pajak tersebut, pihaknya menargetkan mendapat setoran pajak sebesar Rp 15 miliar. "Soalnya yang kami undang adalah wajib pajak perusahaan besar, jadi kami optimistis target itu dapat tercapai dalam sehari," paparnya.

Lebih lanjut Yudi menerangkan, target pendapatan dari sektor pajak tahun ini sebesar Rp 348 miliar. Sampai 9 Mei ini, sudah tercatat pendapatan dari pembayaran pajak sebesar Rp 58 miliar. "Baru sekitar 16,88% dari target. Untuk itu, kami akan terus mengebut dalam melaksanaka pekan panutan wajib pajak ini," tukasnya.

Yudi menambahkan, untuk pembayaran pajak tahun ini, terakhir dilakukan akhir September. Bagi masyarakat yang membayarkan sebelum jatuh tempo, maka berhak mengikuti undian berhadiah berupa satu unit rumah.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan Kota Semarang dapat terlaksana salah satunya dari sektor pajak. "Untuk itu, saya mengingatkan kepada wajib pajak, untuk menunaikan kewajibannya itu demi kemajuan Kota Semarang," katanya.

Menurut Hendi, sampai saat ini masih banyak pembangunan yang belum selesai di Kota Semarang. Semua pembangunan itu membutuhkan anggaran besar. "Salah satunya bersumber dari sektor pajak. Untuk itu, kami berharap dari kegiatan pekan panutan ini dapat mengajak seluruh masyarakat membayar pajak sebelum jatuh tempo," bebernya.

Dalam kesempatan itu pula, Bapenda Kota Semarang juga meluncurkan program e-SPOP, kepanjangan dari Surat Pemberitahuan Objek Pajak. Dengan e-SPOP tersebut, saat ini wajib pajak tidak perlu mengantre di Bapenda untuk mengecek biaya pajak yang harus dibayarkan dan informasi-informasi lain soal pajak.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA