1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Tingkatkan kualitas tenaga kerja produktif, Wali Kota Hendi gandeng Apindo dan PTS

“Insyaallah penandatanganan MoU ini akan menjadi upaya guna mengatasi persoalan tenaga kerja di Kota Semarang..."

Wali Kota Hendi menandatangani MoU dengan Apindo dan PTS. . ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Kamis, 22 Februari 2018 19:01

Merdeka.com, Semarang - Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kota Semarang agar semakin produktif, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menggandeng sejumlah stake holder. Terbaru, wali kota yang akrab disapa Hendi ini menandatangani MoU dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan empat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) kenamaan di Kota Semarang yakni Unisbank, Udinus, Untag, Unika Soegijapranata.

Pada kesempatan itu, Hendi mengungkapkan bahwa MoU ini sebagai langkah solusi permasalahan tenaga kerja di Kota Semarang seiring dengan adanya bonus demografi yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2020.

“Indonesia memiliki bonus demografi yang sangat besar. Apakah bonus demografi itu akan menjadi nilai plus atau sebaliknya, tergantung bagaimana pemerintah daerah mampu mengelola," kata Hendi, Kamis (22/2).

Apabila pemerintah mampu menjadikan bonus demografi itu secara baik, maka akan menjadi berkah, karena dengan banyaknya usia produktif maka kinerja dan energi yang muncul akan semakin besar. Akan tetapi juga bisa menjadi hal yang negatif pada saat angkatan usia produktif tidak dimanfaatkan untuk bekerja sesuai tempatnya.

“Insyaallah penandatanganan MoU ini akan menjadi upaya guna mengatasi persoalan tenaga kerja di Kota Semarang dalam menyikapi bonus demografi di tahun 2020 nanti," terang dia.

Melalui MoU ini, nantinya Apindo akan membantu Pemerintah Kota Semarang dalam memberikan informasi tentang lapangan pekerjaan dan juga penyaluran pencari kerja.

“Kita tahu Apindo banyak menyerap tenaga kerja. Dan hari ini melalui MoU ini, nantinya Apindo akan memberikan informasi tentang lapangan kerja dan dishare kepada masyarakat melalui sosial media," jelasnya.

Sementara untuk kerjasama dengan empat perguruan tinggi swasta, Hendi menegaskan bahwa keempat PTS akan membantu Pemerintah Kota Semarang melalui supervisi bahkan pelatihan kepada masyarakat. "Supaya usia produktif yang ada di Kota Semarang ini bisa dibekali dengan pengetahuan, kemampuan dan skill," tukasnya.

Sementara itu, Rektor Unisbank Hasan Abdul Rozak menyampaikan dukungannya terhadap MoU ini. Namun dia berharap, bahwa kerjasama itu harus berjalan di atas tiga pilar yaitu pihak akademisi, birokrasi dan industri. "Semua harus bekerjasama agar menghasilkan daya saing Sumber Daya Manusia Semarang supaya lebih bisa mengembangkan kota ini secara lebih baik," katanya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA