1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Wali Kota Hendi fokus tuntaskan janji kampanye

"Dari sembilan janji kampanye saya, enam sudah terealisasi."

Wali Kota Hendi usai memimpin rapat koordinasi SKPD.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Senin, 05 Maret 2018 12:37

Merdeka.com, Semarang - Dua tahun lebih Hendrar Prihadi menjabat sebagai Wali Kota Semarang. Selama itu pula, dia telah melakukan sejumlah hal yang menjadi janji kampanye saat pemilihan berlangsung 2015 lalu. Saat kampanye, wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut menjanjikan sembilan program besar, diantaranya Taman Kota plus WiFi, Simpang Lima kedua, LRT, Kampung Wisata Bahari, Peningkatan Peran Wanita, Underpass Jatingaleh, Unit Reaksi cepa Kesehatan, Normalisasi sungai Banjir Kanal Timur dan Semarang Expo Center.

Saat ini, dari sembilan janji kampanye itu, enam sudah berhasil ditunaikannya. Sisanya, Hendi menargetkan tiga program lain akan tuntas sebelum masa jabatannya berakhir. "Dari sembilan janji kampanye saya, enam sudah terealisasi. Saat ini saya akan fokus menyelesaikan tiga janji kampanye lain yang belum selesai sambil terus memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," kata Hendi usai memimpin rapat koordinasi gabungan SKPD di Balai Kota Semarang, Senin (5/3).

Tiga janji kampanye yang belum diselesaikan itu, lanjut Hendi, adalah Light Rail Transit (LRT), pembuatan Simpang Lima kedua dan pembangunan Semarang Expo Center. "LRT sudah masuk kajian, Simpang Lima kedua tahun ini sudah penyusunan Detail Enginering Design (DED) dan pembangunan Semarang Expo Center tahun depan juga suda dimulai," katanya.

Selain fokus untuk pemenuhan janji kampanye, Hendi juga mengaku akan fokus pada pemenuhan kebutuhan aspirasi masyarakat dan juga aspirasi anggota dewan. "Nantinya, mana-mana yang mendesak untuk dipenuhi, akan kami sinkronkan dalam forum rumpun ini dan diharapkan akan menjadi kebijakan di tahun 2019," paparnya.

Untuk memenuhi semua target tersebut, Hendi juga meminta seluruh jajaran SKPD memberikan dukungan, salah satunya adalah peningkatan pendapatan Kota Semarang. Sektor pendapatan, kata dia, tidak kalah penting untuk ditingkatkan. Sebab menurutnya, pendapatan tahun ini dibanding tahun 2017 lalu masih terlalu rendah.

"Harusnya setiap tahun pendapatan semakin naik karena sudah ada target yang ditetapkan. Ini juga harus diperhatikan dan dievaluasi agar program-program yang akan dikerjakan pemerintah dapat berjalan lancar," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA