1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Horor! Pencoblosan di TPS ini dilayani "hantu"

"Kami juga akan menyesuaikan dengan tema, di mana seluruh panitia besok akan mengenakan pakaian yang horor seperti pocong, kuntilanak..."

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu meninjau persiapan TPS unik bertema horor di Pemakaman Bergota Semarang.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Selasa, 26 Juni 2018 13:02

Merdeka.com, Semarang - Jawa Tengah akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) pada Rabu (27/6) besok. Sejumlah persiapan telah dilakukan untuk menyukseskan gelaran tersebut.

Tidak hanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja yang sibuk, sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di sejumlah daerah juga sibuk mempersiapkan gelaran itu. Tujuannya agar partisipasi pemilih dapat maksimal.

Salah satunya mengedepankan kreatifitas dan inovasi dengan membuat hal yang unik. Hal itu terlihat di TPS 7 Gunung Brintik, Kecamatan Semarang Selatan. Karena wilayahnya berada di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota Semarang, maka KPPS akan menggelar proses pemilihan dengan tema horor.

Tema itu tidaklah berlebihan, mengingat TPS yang akan digunakan untuk menyoblos berada di tengah area pemakaman umum. Untuk menuju ke TPS, masyarakat harus melewati jalan setapak, di mana kanan kirinya adalah makam.

"Kami juga akan menyesuaikan dengan tema, di mana seluruh panitia besok akan mengenakan pakaian yang horor seperti pocong, kuntilanak dan setan lainnya," kata Ketua KPPS TPS 7 Gunung Brintik, Krisyanto, Selasa (26/6).

Krisyanto menerangkan, tema horor dipilih karena selain TPS itu berada di wilayah pemakaman, juga untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Di lokasi ini ada 340 jiwa yang sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kami harapkan dengan konsep ini, semua dapat menggunakan hak pilihnya," ucapnya.

Keberadaan TPS unik itu menarik minat Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryati Rahayu. Orang nomor dua di Kota Semarang itu secara pribadi mengunjungi lokasi TPS.

Saat berkunjung, dia mengaku ngeri karena TPS itu berada di tengah area pemakaman. Meski begitu, dia senang dengan konsep yang akan menjadikan TPS itu unik.

"Ini paling unik, TPS berada di tengah pemakaman dan panitianya besok katanya mau memakai kostum seperti pocong dan lainnya. Semoga ide ini dapat membuat pemilih semakin semangat untuk datang ke TPS," kata dia.

Hevearita menambahkan, rencananya TPS unik ini pada hari pencoblosan juga akan dikunjungi Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jateng. Untuk itu, kunjungan yang dilakukannya itu juga untuk memastikan kesiapan di lapangan agar maksimal.

"Kami pastikan saja kesiapan KPPS sekaligus lingkungannya, karena rencananya akan dikunjungi oleh Kapolda dan Pangdam," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Peristiwa
  2. Politik
KOMENTAR ANDA