1. HOME
  2. KULINER

Menyicipi sedapnya sop di Warung 'SOP' Pak Ginarto Raden Patah

Tempat sederhana, jadi langganan para pejabat

Salah satu sajian sop di Warung 'SOP' Pak Ginarto. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Jum'at, 09 Maret 2018 17:35

Merdeka.com, Semarang - Aroma kuah sop yang segar langsung tercium saat memasuki warung 'SOP' di Jalan Raden Patah Kota Semarang ini. Sontak saja, perut yang keroncongan membuatnya ingin segera diisi dengan kenikmatan sop daging yang dijajakan.

Saat memasuki warung sederhana yang letaknya tepat di perempatan Jalan Raden Patah itu, tidak disangka di dalam sudah penuh sesak dengan pengunjung. Anehnya lagi, warung SOP yang sederhana dan nyaris tidak terlihat dari pinggir jalan itu sangat terkenal di kalangan pecinta kuliner dan tempat favorit sejumlah pejabat Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang karena cita rasanya yang sangat tinggi.

"Memang warung makan ini tempatnya sederhana, namun karena sudah terkenal, jadi pengunjung setiap hari banyak yang datang," kata pemilik Warung SOP, Ginarto, Jumat (9/3).

Selain pengunjung biasa, Ginarto mengaku sejumlah pejabat sering datang ke tempatnya untuk menikmati aneka penganan yang ada. Tercatat seperti Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan sejumlah pejabat lain banyak yang langganan di tempatnya.

"Kalau pak Hendi (sapaan akrab Hendrar prihadi) justru sering sekali makan di sini. Dan kalau beliau makan, selalu didampingi pejabat teras Pemkot Semarang," tambahnya.

Cita rasa yang dihasilkan dari warung makan tersebut lanjut dia merupakan warisan leluhur. Sebab, warung tersebut lanjut Ginarto sudah ada sejak tahun 1970 an. "Dulu kakek saya yang pertama kali mendirikan warung makan ini. Saya generasi ketiga yang mewarisi resep kakek saya itu," tambahnya.

Ginarto menambahkan, menu andalan Warung SOP miliknya adalah aneka macam jenis olahan sop. Ada sop daging, sop koyor, sop iga dan lainnya. Untuk harga, Warung SOP pak Ginarto memiliki harga yang tidak terlalu mahal. Dengan uang Rp25 ribu, pengunjung sudah dapat menikmati nasi sop iga yang menggugah selera. "Namun bagi yang ingin menikmati menu lain, kami juga memiliki nasi Rames, Nasi Pecel, Asem-Asem dan menu lainnya," terangnya.

Meski ramai pengunjung dan banyak dikunjungi pejabat, namun Ginarto mengaku tidak berniat membuat warungnya lebih besar ataupun membuka cabang. Ia mengaku akan tetap mempertahankan warung sederhananya itu. "Saya tidak mau buka cabang, di sini saja sudah cukup," bebernya.

Salah satu pengunjung Warung SOP Ginarto, Niagara,26, mengaku jika rasa sop di warung itu berbeda dengan sop lainnya. "Rasanya segar dan kaldunya terasa sekali. Perpaduan enak dan segar menyatu dalam mulut saya ketika menikmatinya," katanya.

Nia mengaku sering menyempatkan waktu untuk menikmati sop di warung SOP pak Ginarto. "Recomended banget, teman-teman saya yang saya ajak kesini selalu ketagihan," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Ragam
KOMENTAR ANDA