1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Hendi minta warga Kota Semarang terus promosikan hal positif tentang pariwisata

"Dalam membangun kota butuh partisipasi seluruh warga."

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melepas peserta jalan sehat di Balai Kota Semarang, Minggu (6/5).. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Minggu, 06 Mei 2018 19:47

Merdeka.com, Semarang - Setelah kegiatan Semarang Night Carnival (SNC) 2018 berhasil menduduki peringkat pertama trending topic Indonesia melalui tagar #SNC2018, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi masih belum merasa puas. Dia terus meminta masyarakat Kota Semarang gencar mempromosikan hal positif tentang Kota Semarang di media sosial masing-masing.

Hal itu disampaikan wali kota yang akrab disapa Hendi ini saat membuka acara Jalan Sehat Semarang Now yang diikuti lomba foto instagram #SemarangNow, di Balai Kota Semarang,  Minggu (6/5). Dalam kesempatan itu, Hendi mengajak 9.200 warga yang ikut untuk mengunggah foto tentang Semarang di media sosial.

"Saat ini penting bagi seluruh warga Kota Semarang untuk terus memberitakan hal-hal positif tentang Kota Semarang melalui sosial media," kata Hendi.

Peran masyarakat, lanjut dia, dianggap krusial untuk mendukung promosi kota. Apalagi dalam upaya transformasi Kota Semarang menjadi kota wisata, untuk memperkuat sektor perdagangan dan jasa. Banyak hal yang bisa dibanggakan dari kondisi Kota Semarang Sekarang atau Semarang Now.

Selain mempromosikan kota Semarang, Hendi juga mengajak semua warga untuk bergerak bersama menjaga Kota Semarang. "Dalam membangun kota butuh partisipasi seluruh warga. Mari rawat kota ini bareng-bareng meskipun dengan cara sederhana," tambahnya.

Dia mencontohkan, hal yang paling sederhana seperti jika kotanya panas maka masyarakat segera melakukan tanam pohon. "Jika minimal satu orang menanam sebatang pohon, jika ada 10.000 orang tentu sudah ada 10.000 pohon yang bisa menyejukkan kota ini," tandasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa Semarang adalah kota yang memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Daerah relatif kecil. Padahal, Semarang termasuk kota yang memiliki wilayah sangat luas dibanding kota-kota lain serta ditambah keunikan adanya dataran tinggi, dataran rendah dan laut yang dimilikinya.

"Kita wajib berbangga meskipun APBD kecil tapi kita terus melakukan pembangunan, mendapat penghargaan dan terus mendapat apresiasi dari orang luar Semarang. Hal itu tidak lain karena warganya guyub dan ikut bergerak bersama melakukan pembangunan dari hal kecil seperti kerja bakti di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Atas partisipasi dari seluruh masyarakat, tak pelak saat ini pencapaian Kota Semarang lebih tinggi dari pencapaian daerah-daerah lainnya. Seperti program berobat gratis untuk semua warga melalui Universal Health Coverage (UHC) yang daerah lain belum lakukan serta program bantuan modal usaha dengan bunga terendah se-Indonesia yang bernama Kredit Wibawa.

"Selain itu di Semarang juga ada sebanyak 112 Kampung Tematik, plus 1 Kampung Pelangi yang banyak daerah tidak punya serta Kota Lama yang saat ini masuk dalam daftar sementara Warisan Budaya Dunia dari Unesco, yang berhasil mengalahkan Kota Tua Jakarta," pungkasnya.

Jalan sehat yang digelar oleh Pemkot Semarang diikuti oleh sebanyak 9.200 peserta yang memperebutkan doorprize 1 buah Mobil Daihatsu Ayla, serta  sejumlah hadiah hiburan seperti lemari es, televisi, kipas angin dan sebagainya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA