1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Miliki daya tarik, BKB akan jadi destinasi wisata air

"Nanti bisa digunakan untuk wisata air, seperti untuk kano, perahu, dan wisata air lainnya,"

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan sambutan saat melalukan dialog dengan Warga Kelurahan Bulustalan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Selasa (23/1). . ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Selasa, 23 Januari 2018 17:42

Merdeka.com, Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan terus menggenjot sektor pariwisata di kota Semarang. Sejumlah tempat telah disiapkan menjadi destinasi wisata baru, salah satunya adalah wisata air di sungai Banjir Kanal Barat (BKB).

"Kami akan terus memberikan dukungan kepada wilayah Bulustalan untuk menjadi sebuah kawasan wisata yang menarik minat masyarakat luar untuk berkunjung. Dukungan yang akan adalah dengan mempercatik kawasan Banjir Kanal Barat (BKB) yang berkaitan dengan wilayah kelurahan Bulustalan sebagai destinasi wisata air," kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi saat melakukan dialog dengan Warga Kelurahan Bulustalan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Selasa (23/1).

Komitmen itu lanjut Hendi bukanlah isapan jempol belaka. Pihaknya bahkan sudah menganggarkan terkait proyek mempercantik sungai BKB. "Adapun anggaran yang disiapkan untuk mempercantik Banjir Kanal Barat di tahun 2018 adalah sebesar 17 miliar," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hendi menegaskan, dalam membangun sebuah kota diperlukan sikap saling percaya dan keyakinan yang penuh dari seluruh elemen masyarakat. "Dulu waktu kita bicara mau mengubah Kota Semarang menjadi kota wisata, banyak pihak meragukan, toh akhirnya tahun 2016 Kota Semarang berhasil ada di peringkat ke-5 terbaik dalam Indek Pariwisata Indonesia, intinya adalah yakin," tegasnya.

Sehingga lanjut dia, jika saat ini di Kelurahan Bulustalan kita bangun Kampung Tematik Aneka Upakarya, jangan dipertanyakan lagi apa iya ya bisa. "Panjenengan harus yakin kalau Kelurahan Bulustalan ini bisa berkembang. Karena kalau panjenengan yakin, maka untuk bergerak bersama mengembangkan wilayah ini jadi lebih mudah," tegasnya.

Selain itu, Hendi pun menegaskan akan semakin membuka aksesbilitas di kelurahan Bulustalan dengan upaya peningkatan Jalan Basudewo, yang akan segera dilelangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang.

Terkait mempercantik Banjir Kanal Barat, Hendi menegaskan telah menemukan solusi tentang permasalahan kedangkalan sungai yang menghambat pengembangan wisata.

“Di muara sungai BKB akan dibangun Bendung Karet selama 2 tahun anggaran. Tahun 2018 dari sisi Madukoro dan tahun 2019 dari Krokosono. Berfungsi untuk membuat ketinggian langsam. Jadi misalnya di depan Basudewo ingin ketinggian airnya 3 meter itu bisa diatur dari muara," terangnya.

Jika semua itu sudah jadi, pihaknya meyakini Desember 2019 Kota Semarang akan memiliki sungai yang bisa dimanfaatkan untuk pariwisata. "Nanti bisa digunakan untuk wisata air, seperti untuk kano, perahu, dan wisata air lainnya," tegasnya.

Senanda dengan Hendi, Ketua LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Bulustalan, Supardiman mendukung upaya Hendi untuk mengembangkan Bulustalan menjadi kawasan wisata. Supardiman bahkan menyampaikan telah berencana bersama masyarakat setempat untuk membuat Pasar Wisata yang dilengkapi beberapa sarana bermain anak.

“Kami mempunyai keinginan bersama teman-teman warga Bulustalan untuk setiap Minggu menyelenggarakan Pasar Wisata dengan model semi permanen bongkar pasang," kata Supardiman.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Peristiwa
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA