1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Pemkot Semarang berencana buat sentra industri logam

"Nantinya tanah dari Pemkot Semarang, sementara bangunan dibantu pusat,"

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Minggu, 15 April 2018 16:14

Merdeka.com, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana membuat tempat khusus sebagai sentra industri logam. Rencananya, lokasi sentra industri logam itu akan dibangun di sekitar Kawasan Industri Wijaya Kusuma.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengatakan, selain untuk mewadahi para pengusaha industri logam, keberadaan sentra industri logam juga penting untuk meningkatkan pariwisata. "Selain itu juga sebagai tempat untuk para pedagang Bugangan yang terkena dampak normalisasi sungai Banjir Kanal Timur (BKT)," kata Hevearita.

Dia menambahkan, sejumlah perajin logam mulia yang menempati Bugangan mengaku enggan jika diminta menempati Pasar Klithikan. Alasannya, pedagang mengeluhkan tempatnya yang terlalu kecil. "Kami sudah membicarakan hal itu dengan Kementerian Perindustrian terkait pembuatan sentra industri logam itu. Dan ternyata dari Kementerian setuju," tambahnya.

Nantinya, sentra industri logam akan di bangun di sekitar Kawasan Industri Wijaya Kusuma. Hevearita menerangkan jika di lokasi itu Pemkot memiliki aset di lokasi itu. "Di sana ada tanah cukup luas, sudah kami laporkan ke Kementerian Perindustrian dan mereka setuju. Nantinya tanah dari Pemkot Semarang, sementara bangunan dibantu pusat," tambahnya.

Dia menambahkan, sambutan positif dari Kementerian itu dikarenakan industri logam merupakan yang paling diunggulkan saat ini. Sebab menurutnya, banyak industri logam tanah air yang mampu menyumbang pendapatan cukup besar.

"Seperti di Bugangan ini, kami harap tetap ada dan lebih maju lagi. Nantinya kalau sudah benar-benar dibangun sentra industri logam, maka kami berharap industri logam Kota Semarang akan mampu bersaing dengan daerah lain," bebernya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Bugangan, Suryadi, 33, mengaku jika Pasar Klithikan memang kurang representatif untuk usaha. Menurutnya, lokasinya terlalu kecil dan juga jauh dari keramaian. "Saya sendiri belum mendengar ada rencana itu (pembuatan sentra industri logam). Kalau memang ada ya sangat baik," ucapnya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA