1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Antisipasi turunnya kunjungan ke Semarang karena tol, ini langkah Wali Kota Hendi

"Kami harap keberadaan tol ini tidak akan mengganggu aktivitas warga Semarang, khususnya di sektor perdagangan dan jasa,"

Kendaraan melintas di tol fungsional Semarang-Batang.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Jum'at, 22 Juni 2018 13:14

Merdeka.com, Semarang - Jalan tol Semarang-Batang sebentar lagi akan selesai dibangun dan beroperasi. Dengan adanya jalan tol tersebut, maka pengguna jalan khususnya dari luar kota dan ke kota lain, lebih banyak yang menggunakan jalan tol ketimbang melalui jalan umum saat melintas di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, keberadaan tol di Kota Semarang memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah, jalanan di Kota Semarang akan terhindar dari kemacetan.

"Namun tantangannya adalah menurunnya omset penjualan oleh-oleh, hotel, restoran di Kota Semarang akibat adanya jalan tol itu. Hal ini juga sudah terjadi di daerah lain seperti Brebes di mana para penjual telur asin di sepanjang Pantura mengeluh penurunan penjualan akibat adanya tol," kata pria yang akrab disapa Hendi, Jumat (22/6).

Hendi menegaskan, pihaknya sudah mengantisipasi hal itu dengan mempersiapkan sejumlah cara. Diantaranya, dengan menambah event pariwisata di Kota Semarang yang menarik dan berpotensi mengundang wisatawan.

"Memang tantangannya cukup berat, berbagai daerah lain sudah lama muncul persoalan itu. Makanya, kalau Kota Semarang tidak siap, maka juga akan terjadi seperti daerah lainnya," tambahnya.

Pengelolaan pariwisata dengan baik lanjut dia adalah salah satu cara terbaik agar orang tetap mau singgah ke Kota Semarang. Dengan pengelolaan event wisata, maka orang tetap datang ke Semarang, dampaknya hotel akan semakin ramai, pusat oleh-oleh ramai dan kuliner juga akan tetap ramai," tegasnya.

Pihaknya lanjut Hendi sudah mengajak sejumlah pegiat pariwisata, komunitas, akademika di Kota Semarang untuk membahas hal tersebut.

"Sampai saat ini belum ada keluhan yang masuk, karena memang tol belum beroperasi maksimal. Kami harap keberadaan tol ini tidak akan mengganggu aktivitas warga Semarang, khususnya di sektor perdagangan dan jasa," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Infrastruktur
  2. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA