1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Selesai diperbaiki, BRT Koridor VI kembali lalui Jalan Pawiyatan Luhur

"Kami harap jalanan di lokasi itu tidak ada ambles lagi, meski langganan tiap tahun jalanan ambles,"

BRT Trans Semarang melintas di Jalan Pawiyatan Luhur.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Senin, 12 Maret 2018 14:54

Merdeka.com, Semarang - Setelah sempat dialihkan karena jalan ambles, kini Bus Rapid Transit (BRT) Koridor VI rute Tembalang-Gunungpati sudah kembali melintas di Jalan Pawiyatan Luhur. Hal ini dikarenakan proses perbaikan jalan yang ambles di lokasi itu sudah selesai dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang.

Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti mengatakan, saat ini pelayanan di Koridor VI sudah kembali normal. Bus-bus yan awalnya dialihkan ke Jalan Kaligarang, sudah kembali melintas di Jalan Pawiyatan Luhur.

"Semua armada Koridor VI sudah kami fungsikan kembali melalui rute semula, yakni melintasi Jalan Pawiyatan Luhur. Sebab jalan di lokasi itu sudah diperbaiki sehingga bus dapat melayani rute itu dengan aman," kata Ade, Senin (12/3).

Ade menerangkan, masyarakat yang biasa menggunakan kendaraan umum BRT Trans Semarang di wilayah Pawiyatan Luhur saat ini sudah dapat menikmati kembali layanan transportasi milik pemerintah daerah itu. Sebelumnya, kurang lebih hampir tiga minggu lamanya armada bus berwarna merah itu tidak melewati jalur tersebut lantaran kondisi jalan yang rusak.

"Kami harap jalanan di lokasi itu tidak ada ambles lagi, meski langganan tiap tahun jalanan ambles, namun kami harapkan perbaikan ini bisa bertahan lama," ujarnya.

Sebelumnya, saat diberlakukan pengalihan jalur masyarakat sudah diberitahukan dengan cara menempel stiker di shelter Don Bosco, Jatidiri, Unika, dan Akpelni. Dengan begitu, tidak banyak masyarakat yang komplain terhadap manajemen BLU Trans Semarang.

Kembali beroperasinya BRT Koridor VI tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Mereka yang selama pemindahan arus kesulitan mendapatkan layanan BRT, kini sudah dapat menikmati layanan itu seperti biasa.

"Senang sekali bus sudah kembali melintas di lokasi ini. Jadi tidak perlu repot pesan taksi saat bepergian," kata Lusiana, 33, salah satu warga Pawiyatan Luhur.

Lusiana berharap, Pemkot Semarang melakukan perbaikan di Jalan Pawiyatan Luhur lebih baik lagi. Dia berharap ada teknologi yang diterapkan agar jalanan di lokasi itu tidak selalu ambles.

"Konturnya labil, jadi kalau bisa dicarikan teknologi untuk mengatasi persoalan ini. Kalau hanya tambal sulam, pasti tidak akan lama ambles lagi," ungkapnya.

Di lain sisi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminudin mengatakan, hasil kajian sementara menerangkan jika untuk perbaikan jalan Pawiyatan Luhur harus dilakukan tindakan khusus.

"Harus ada pemasangan borpile agar jalanan kuat. Namun, biaya untuk borpile itu sangat mahal, kami sedang mengajukan ke Kementerian," kata Iswar.

Untuk sementara, pihaknya mengaku hanya bisa melakukan perbaikan. Namun, jika ingin jalan tersebut awet, maka memang harus dilakukan pemasangan bore pile.

"Kami hanya bisa melakukan perbaikan sementara, sambil menunggu permohonan kami disetujui pusat untuk pembangunan Jalan Pawiyatan Luhur semakin kuat," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Layanan Publik
  2. Infrastruktur
  3. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA