1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Pantau Arus Mudik, Hendi Maksimalkan ATCS dan Layanan 112

”Bagi Pemudik yang ingin melihat arus lalu lintas Kota Semarang bisa men-download atau install ATCS untuk mengakses CCTV yang sudah kami pasang,"

Wali Kota Hendi berdialog dengan tim di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang saat mengecek persiapan arus mudik Lebaran 2019.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Senin, 27 Mei 2019 18:50

Merdeka.com, Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajarannya bergerak mengecek kesiapan infrastruktur serta sarana dan prasarana di tempat-tempat strategis yang akan dilalui pemudik. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah persoalan karena terjadinya lonjakan jumlah pemudik yang diprediksi oleh Pemerintah Pusat mencapai 11%.

Pemantauan kesiapan infrastruktur dan Sarana Prasarana Mudik dilakukan Hendi pada Senin (27/5). Hendi bersama rombongan berangkat dari Balai Kota Semarang untuk meninjau Stasiun Tawang, Pelabuhan Tanjung Emas dan lokasi lainya. “Kemungkinan yang tertinggi yaitu lewat jalur darat, baik itu naik mobil pribadi atau bus dan kereta api," kata Hendi.

Sedangkan di bandara maupun pelabuhan, menurut pimpinan otoritas bandara dan pelabuhan yang ditemui Hendi menyatakan peningkatan penumpang ada tetapi tidak setajam dan seramai tahun kemarin.

“Tadi saya menemui pimpinan di bandara A Yani, pasti akan ada peningkatan penumpang tetapi tidak setajam tahun yang lalu, karena ada beberapa kendala di kebijakan maskapai. Sedangkan di Pelabuhan, juga seperti itu. Secara umum, persiapan sudah oke tetapi jumlah peningkatan tidak signifikan seperti tahun lalu yang mencapai 9 juta," lanjutnya

Hendi juga sudah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Muspida untuk berfokus pada arus lalu lintas di fase mudik. Dengan memetakan daerah rawan macet, bottle neck, penataan arus mudik keluar jalan tol dan jalan biasa.

“Kami sudah sampaikan ke pihak Kepolisian dan Muspida bahwa fokus kami pada penataan arus mudik yang lancar dan efektif. jangan sampai terjadi kemacetan karena bottle neck yang tidak kita perkirakan," tegasnya.

Hendi juga telah menyiagakan posko mudik guna melayani pemudik yang singgah dan beristirahat di Kota Semarang. Dengan posko mudik yang nyaman, Hendi berharap pemudik bisa mendapatkan pelayanan terbaik, istirahat dengan aman dan nyaman.

“Posko mudik nanti akan melibatkan petugas Kepolisian, TNI, Pemadam Kebakaran maupun medis. Gabungan tim itu akan dilaunching 29 Mei 2019. Selain itu juga ada dari pemuda Anshor, KNPI, FKPPI juga akan mendirikan posko mudik." tambahnya.

Di samping posko mudik, Hendi juga membuka saluran seperti ATCS, Call Center 112 dan Lapor Hendi. ATCS menurutnya dapat dimanfaatkan pemudik untuk melihat CCTV, sedangkan permohonan bantuan atau informasi bisa menghubungi telepon darurat 112 dan Lapor Hendi.

”Bagi Pemudik yang ingin melihat arus lalu lintas Kota Semarang bisa men-download atau install ATCS untuk mengakses CCTV yang sudah kami pasang di tempat-tempat strategis, kemudian pemudik juga bisa memanfaatkan Call Center 112 atau LAPOR Hendi apabila menghadapi kesulitan atau perlu informasi," terangnya.

Hendi juga berharap agar pemudik tetap mendahulukan segi keselamatan. Jangan sampai demi mengirit uang yang jumlahnya tidak seberapa, tetapi mempertaruhkan nyawa yang sangat berharga.

Hendi mencontohkan pemudik yang membawa anak kecil namun nekat untuk mudik dengan mengendarai sepeda motor. “Utamakan faktor keselamatan, bagi penumpang transportasi umum atau menggunakan kendaraan pribadi supaya lebih berhati-hati dan waspada. Bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan membawa anak kecil, ingatlah untuk selalu berhati-hati," paparnya.

Risiko di jalan dengan berkendara naik sepeda motor, lanjut dia, sangat besar. Apalagi membawa anggota keluarga, seperti anak kecil. "Ingat, nyawa salah satu anggota keluarga itu jauh lebih berharga dibanding apapun," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA