1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Pemkot Semarang luncurkan layanan call center 112

"Jadi apapun kondisinya, mau kebakaran, ada kejahatan, membutuhkan ambulans tinggal pencet 112,"

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mencoba layanan 112 usai launching layanan itu bertepatan dengan peringatan HUT ke 471 Kota Semarang, Rabu (2/5).. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Rabu, 02 Mei 2018 13:07

Merdeka.com, Semarang - Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kota Semarang meluncurkan layanan call center 112 usai upacara peringatan HUT ke-471 Kota Semarang di Halaman Balai Kota Semarang, Rabu (2/5). Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi langsung mencoba layanan 112 usai diluncurkan. Dia mengambil handphone pribadinya kemudian menekan angka 112. Tak lama kemudian, seorang operator mengangkat telepon dan Hendi mengeraskan suara handphonenya melalui pengeras suara.

Sebelum menyampaikan aduan atau keluhan, operator meminta data pribadinya mulai nama lengkap hingga nomor ponsel. Kemudian dia baru ditanya oleh operator apa yang diadukan. Oleh Hendi, dia meminta bantuan layanan Ambulans Hebat. "Saya mau minta tolong dipanggilkan Ambulans Hebat," kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu kepada operator.

Hendi lantas menanyai operator berapa lama ambulans akan datang ke alamat yang telah disebutkan yaitu di Balai Kota Semarang. Oleh operator pun dijawab dalam waktu lima menit ambulans berangkat ke tujuan.

Hendi menuturkan, layanan call center 112 merupakan upaya pengembangan layanan yang terkoneksi dengan semua instansi. Jika dulunya Kota Semarang memiliki layanan Ambulans Hebat melalui nomor 15132 atau layanan kesehatan di 119, sekarang semuanya menjadi satu nomor yaitu 112. "Ini supaya masyarakat jadi gampang mengingat. Jadi apapun kondisinya, mau kebakaran, ada kejahatan, membutuhkan ambulans tinggal pencet 112," ucapnya.

Diluncurkannya layanan call center 112 ini, kata Hendi, merupakan upaya Kota Semarang untuk menjadi lebih hebat. Dalam pelaksanaannya, pelayanannya nanti terkoneksi ke berbagai instansi sesuai jenis aduan mulai aduan layanan masyarakat sampai tindak kejahatan.

"Kalau aduan atau keluhan mengenai kesehatan langsung diteruskan ke Dinkes, ke kepolisian jika ada kejahatan atau huru hara. Nantinya akan kita evaluasi lagi terkait berapa kecepatan respon yang diberikan. Sehingga nanti bisa kami minimalkan secepat mungkin," terangnya.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo, Ahmad M Ramli mengatakan, peluncuran 112 oleh Pemkot Semarang membuktikan bahwa Kota Semarang saat ini telah berciri smart city.

"Kota Semarang adalah kota keenam yang menerapkan call center 112 untuk semua layanan. Ini patut diapresiasi sebagai ciri bahwa Kota Semarang merupakan smart city," kata dia.

Ramli menambahkan, layanan 112 dapat digunakan semua orang yang dalam kondisi darurat. Jika di Amerika, layanan ini terkenal dengan sebutan 911. "Semua masyarakat yang membutuhkan layanan bisa menekan angka ini. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak operator yang menggratiskan panggilan layanan ini," bebernya.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Layanan Publik
  2. Peristiwa
  3. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA