1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Pemilu 2019, 169 Karyawan BRT Diliburkan

"...agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak Golput dengan alasan pekerjaan,"

BRT Trans Semarang.. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Pujakesuma | Rabu, 17 April 2019 18:05

Merdeka.com, Semarang - Sebanyak 169 karyawan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang yang berdomisili (ber-KTP) di luar Kota Semarang, diliburkan hari ini, Rabu (17/4). Hal itu dimaksudkan agar para karyawan dapat mengikuti pencoblosan pada Pemilu 2019.

Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan ke kepala divisi masing-masing agar jadwal disesuaikan agar pada tanggal 17 tersebut, para karyawan dipastikan mendapatkan jatah libur.

"Supaya mereka bisa pulang kampung halaman untuk menggunakan hak pilihnya, tentunya pengaturan jadwal shift dengan tetap mengutamakan pelayanan BRT kepada masyarakat tetap optimal," kata Ade.

Ade mengatakan, dalam Pemilu tahun ini, BRT Trans Semarang memulai pelayanan pada pukul 10.00WIB. Dia juga memastikan, karyawan Trans Semarang tidak Golput.

Pesta Demokrasi yang berlangsung setiap lima tahun sekali ini, lanjut Ade, sangat dinantikan masyarakat Indonesia. Untuk itu, Ade ingin semua Karyawan BRT Trans Semarang berpartisipasi dengan menyukseskan pesta demokrasi tersebut.

Sementara dari data Karyawan BRT Trans Semarang tercatat ada 813 orang dan sopir tercatat 210 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 169 orang yang berdomisili di luar Kota sehingga diberikan libur untuk memberikan hak suara.

"Tidak terkecuali terhadap sopir, surat edaran kepada operator sudah saya kirim minggu yang lalu, supaya operator dapat mengatur shift teman-teman driver ini agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak Golput dengan alasan pekerjaan," tambahnya.

Dalam hal ini, operasional BRT tetap masih berjalan seperti biasa namun hanya jam pemberangkatan awal yang mundur dan disesuaikan.

"Kami telah menyiasati dengan cara petugas yang berdomisili di Kota Semarang untuk memaksimalkan pelayanan sehingga tidak ada hambatan meskipun petugas kami ada yang libur," pungkasnya.

(NS) Laporan: Andi Pujakesuma
  1. Layanan Publik
  2. Peristiwa
  3. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA