1. HOME
  2. KABAR SEMARANG

Percepat pelayanan masyarakat, DPU Kota Semarang luncurkan aplikasi SIPU

"Dengan aplikasi ini, cukup foto, kirim dan langsung ditindaklanjuti,"

Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminudin menunjukkan cara kerja SIPU di ruangan khusus command room, Jumat (4/5).. ©2016 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Contributor : Andi Kaprabowo | Jum'at, 04 Mei 2018 12:33

Merdeka.com, Semarang - Kota Semarang terus berinovasi dalam rangka percepatan layanan kepada masyarakat berbasis teknologi. Hal ini dilakukan karena Kota Semarang telah menjadi bagian dari pengembangan smart city.

Terbaru, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang meluncurkan aplikasi Smart Infrastruktur Pekerjaan Umum (SIPU) yang dapat digunakan masyarakat. Aplikasi tersebut dapat digunakan masyarakat ntuk melaporkan berbagai persoalan mengenai infrastruktur di Kota Semarang, seperti kerusakan jalan, drainase, tumpukan sampah dan sebagainya.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh DPU, sebagai cara mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Memang sekarang eranya harus memanfaatkan kemajuan teknologi, supaya lebih cepat pelayanannya," kata Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryati Rahayu, Jumat (4/5).

Hevearita menambahkan, dengan aplikasi SIPU tersebut, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat. Sejumlah birokrasi akan dipangkas karena begitu masyarakat melaporkan adanya keluhan, langsung terdeteksi dan dapat segera ditindaklanjuti.

"Kami berharap terobosan ini ditiru oleh dinas-dinas lain. Yang sedang kami dorong adalah Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim), karena di dinas itu berhubungan langsung dengan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminudin mengatakan, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SIPU di Google Play Store. Setelah diundung dan terpasang di perangkat, masyarakat dapat menggunakannya untuk melaporkan sejumlah keluhan yang ada.

"Misalnya ada jalan rusak, langsung foto saja dan kirim melalui aplikasi tersebut, maka akan langsung diketahui tempatnya dan petugas kami akan segera meluncur ke lokasi untuk melakukan perbaikan," terang Iswar.

Iswar mengatakan, untuk menindaklanjuti tiap laporan yang diterima, pihaknya sudah mempersiapkan lebih dari 700 personil lengkap dengan peralatan dan materialnya. Ketika ada laporan, maka petugas-petugas di lapangan itu akan langsung terjun melakukan perbaikan.

"Jadi tidak perlu lama lagi seperti dulu, saat ada jalan rusak masyarakat buat laporan ke lurah, camat dan ke dinas. Nanti ada disposisi-disposisi, maka akan lama. Dengan aplikasi ini, cukup foto, kirim dan langsung ditindaklanjuti," tegasnya.

Meski baru diluncurkan, lanjut dia, sudah banyak masyarakat yang mengakses aplikasi itu. Dalam beberapa hari terakhir, tidak kurang 40 laporan dari masyarakat dalam sehari yang masuk ke pihaknya.

"Semuanya sudah diproses, ada beberapa yang langsung dapat ditangani dan selesai seketika, ada yang memang membutuhkan waktu karena kerusakan cukup parah. Intinya dengan aplikasi ini maka pelayanan kami mengenai keluhan kerusakan infrastruktur semakin cepat," ungkapnya.

(NS) Laporan: Andi Kaprabowo
  1. Layanan Publik
  2. Infrastruktur
  3. Pemkot Semarang
KOMENTAR ANDA